Senin, 27 Agustus 2012

Ini Penyakit Mematikan yang Dimiliki Neil Armstrong

Neil Armstrong (dok: Getty image)

Jakarta, Neil Armstrong adalah astronot pertama yang menginjakkan kaki di bulan. Tapi siapa sangka astronot ini harus kalah melawan penyakit mematikan yang membuatnya meninggal pada 25 Agustus 2012. Apa penyakit mematikan yang dideritanya?

Laporan menyebutkan Neil Armstrong meninggal akibat komplikasi setelah menjalani operasi jantung pada usia 82 tahun. Diketahui Armstrong menjalani operasi pada awal Agustus untuk memotong 4 penyumbatan pembuluh darah koroner.

Berdasarkan Mayo Clinic, selama operasi bypass koroner dokter mengambil bagian pembuluh darah dari lengan, kaki serta bagian tubuh lain dan menggunakannya untuk mengalirkan darah ke daerah yang arterinya tersumbat sehingga aliran darah ke jantung bisa pulih.

Meskipun Armstrong dikatakan 'baik-baik saja' setelah operasi, namun prosedur ini tidak menyembuhkan masalah jantung yang mendasarinya sehingga bisa memicu terjadi penyumbatan lagi. Kondisi ini disebut dengan penyakit jantung koroner.

National Heart, Lung and Blood Institute menuturkan bahwa penyakit jantung koroner ini adalah pembunuh nomor satu baik untuk laki-laki maupun perempuan di Amerika Serikat. Untuk itu penyakit yang dimiliki oleh Armstrong ini terbilang mematikan.

Operasi bypass adalah jenis operasi jantung terbuka yang mana selalu ada risiko. Komplikasi paling umum selama atau setelah operasi adalah pendarahan dan aritmia (gangguan irama jantung). Sedangkan risiko yang jarang terjadi seperti serangan jantung, gagal jantung, kehilangan memori atau infeksi akibat luka operasi.

"Kemungkinan komplikasi akan meningkat dengan bertambahnya usia. Namun kesehatan secara menyeluruh jauh lebih penting," ujar Dr Jeffrey Everett, ahli bedah kardiothorax di University of Tennessee Medical Center, seperti dikutip dari LiveScience, Senin (27/8/2012).

Penyakit jantung koroner bisa terjadi akibat adanya penumpukan plak di arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang membawa darah kaya oksigen ke jantung, meningkatkan kemampuan otot jantung untuk memompa. Namun risiko terkena penyakit ini akan meningkat seiring bertambahnya usia.


(ver/ir)

Vera Farah Bararah - detikHealth
Senin, 27/08/2012 14:56 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar